My Followers

Data Absensi

Minggu, 03 Juni 2012

Poppy Menjadi Agen

Suatu hari aku latihan debat bahasa inggris.... Tiba-tiba entah bagaimana aku gg begitu inget jalan ceritanya, sarana latihan lomba tsb menjadi markas curcol, yang lebih "lhoh" lagi, entah bagaimana pembicaraan kami menjurus ke Agen Rahasia. Agen Rahasia tuh sangat cool dan,, bisa dibilang "menyeramkan". Bayangin deh, dilarang mengenal dan dikenal kecuali orang dalam agen dan itupun tertentu.... G boleh punya keluarga, gila kan? kan ?? dan keadaan kita g pernah diketahui siapapun*katanya bagian ini yg keren...... tpi itu brarti kita klo mati gg bakal ad yang tw juga donk ?? parahnya lagi gimana kalo kita masih idup tp dibikin gosip kita udah mati, dari badan intelijenya..... Kemudian kami mengalami percakapan panjang hingga sampai klimax antara aku dan,, ya bisa dibilang teman tapi lemot..... "POPPY". Dari namanya aja dah lucu.....

Poppy : "Kamu cocok deh kalau di Intelijen,"
Rafi     : "Iya, tapi aku gak minat,"
Poppy : "Kalau aku jadi kamu, aku minat banget,"
Rafi     : "Sayangnya kamu bukan aku,"
Poppy : "Gue mau banget di Intelijen, terus jadi agen. Tapi gue ga pinter-pinter amat,"
Rafi     : "Wah, bagus tho? Siapa juga yg nyangka orang lemot kayak lo jadi agen."
#antiklimaks

Tawa membludak*jelas tawa menertawakan poppy. Kemudian hal-hal lain berlanjut hingga aku sudah tidak hafal lagi...*tepatnya gg inget lagi.....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar