My Followers

Data Absensi

Selasa, 26 Juni 2012

Yoww !!

Whaw,, it's been a great time a heven't pactise my english. As it so, now my english gone awkward,, so rude and,, just,, broken in all..... what a mess of me,,
If only there's a way to get it built up better in short, I'll have to do whatever is that for sure, but I even got shocked as I just found my friend, speaking english that I couldn't even understand.
Coz I used to understand it, and that's just what I supposed to be, but now, that's not the fact as real...
Now I feel so down,, found in a lake of pathetic
Now I realize that I should just take my friend's idea to join an english club somewhere....
But that's nothing to deal with me, coz it's no need to be regret for. I just have to rebuild and rebuild it with all my might, but once more,, do I can stand it and keep it up ? there's no need to be affraid of too !! Coz I know, there will always be a friend or more to be with,, in all the hell condition...
now take up your bag,, fasten your seat belt and we'll get to the way of golden life,,
No need to be Affraid
No need to Regret Things
No need to be Hesitate
All we need is our might, our spirit, our believe, and our friendship of lifetime !!!!

If Only

I want to be the water,,
the stream just steady,,
keep moving to the lower place as the time goes by,,
just to be a better person in certain cases,, or even all for so,,
to keep low,, in all the hell condition,,
even so,, it's undeniedable that still,, it's far from me to do so.....

Senin, 25 Juni 2012

Andai

Sepucuk harapan melintas ketika aku menghela nafas ku,, andaikan bumi ini tak ber atmosfer, tak akanlah bisa.
Mungkin tampak egois bila memikirkanya, tapi nyatanya, lebih egois kalau tak di indahkan,,
Andai saja ini
Andai saja itu
Andai andaaai saja
Serba andai dan terus mengandai. Kenapa ? Karna ketika kita berandai lah kita mampu perkirakan masa kedepan dan menilai masa kebelakang,, itulah mengapa ku katakan,, andai...

Minggu, 24 Juni 2012

Ia Ceriterakan Dirinya

Dunia ini penuh sandiwara
Aneka hidup berbeda kisah
Campur aduk semarakan sejarah waktu
Waktu yang terus bergulir se arah tanpa henti
Ada kala orang naikan rona bibirnya
Orang bilang sedang tersenyum
Namun sejuta rahasia tersendiri
Ceriterakan kesedihan senyum itu
Mungkin ketika mata itu mulai berkeringat
Lalu dianngap sedih orang yang lihat
Padahal sejuta emosi campur aduk
Menyatakan rasa juta bahagia

Maka jangan salah dikau vonis aku
Senyumku
Tangis ku
Hidup ku
Tak satupun yang tau artinya jika bukan yang Kuasa adanya

Sabtu, 23 Juni 2012

Perlahan Menjauh

Ketika masih ia tertawa bersama ku
Ketika masih ia tersenyum melihatku
Baik buruk adanya kami
Bermain bersama-sama dan bersama
Kini semakin lama ia semakin
Terdapat senggang dan jarak
Masih tipis namun kian menebal
Membuat ku makin risau
Akankah saat-saat tertawa itu
Akankah saat-saat bersama itu
Akankah senyum indah darinya pula
Kan menghilang tinggalkan bekas tanda tanya
Kan menghilang tinggalkan rasa rindu tak terjawab
Jika memang ku tak tahu jawabnya
Biarkan waktu bermain tunjukkan jalanya

Rabu, 20 Juni 2012

Hidup Itu Penuh Warna

tugas numpuk
tugas numpuk
tugas numpuk
tugas numpuk
tugas numpuk
tugas numpuk,,

beginilah otak orang stress yang gila karena tugas numpuk,,

remedial
remedial
remedial
remedial
remedial

beginilah otak orang stress yang gila karena remedial ngantri,,

karena itu,, hidup penuh warna,, banyak rasa,, karena di iringi remedi dan tugas numpuk !!
hahay !! love my life

Minggu, 17 Juni 2012

Lomba Menanti,, Njagongan Menghadang

 Sabtu, 16 juni
Kisah Klasik Semi Nyentrik
Aku ingat betul hari itu. Tanggal 16 Juni 1945*lhoo,, maksud saya 16 Juni 2012. Sepulang sekolah dengan cuaca panas secara fisik dan mental, aku mengalami hari-hari naas ku kembali, bisa dibilang kejadian hari itu menambah pengalamanku yang tak lepas dari keanomalian a-li-as keanehan hidup. Sudah 2 minggu aku menjalani Ujian Kenaikan Kelas yang beken disebut “UKK”. Sebetulnya itu hari terakhir UKK yang menjadi awal sebuah penantian, mulai dari lomba, nilai-nilai ulangan sampai...... ehm, itu tuh, masalah cowok.... yang lagi banyak mikir habis UKK, yap ! betul, penantian nilai rapor dan penjurusanku.....*ada bagian yg disensor,, ehm. Yahhh,, di hari ujian terakhir ini kesialanku bermulai.

Rabu, 13 Juni 2012

Ibu

Sosok itu telah
Menyokongku sedari kecil
Memangku kesedihanku
Menuangkan kebahagiaanku
Sosok itu sangat menyentuh
Sosok itu
Tak pernah akan peduli
Pada waktu yang membatasi
Tatapan matanya padaku
Buat siapapun rindu
Kan harum wangi tatapanya
Jangan pergi dirimu
Biarlah slalu ku jadi anak manjamu
Menengok senyum dan tangis, bahagia
Darimu tuk keberhasilanku
Aku rindu, akan detik itu
Ku melihat canda semu
Biar ku salah kau tetap senyum
Biar ku salah kau tetap peluk
Aku dalam kesedihanku

Senin, 11 Juni 2012

Kotak Dalam Memori

Kotak itu datang, entah cepat atau tidak
Tak terekam di memori
Hanya, wujudnya begitu mudah, sangat teringat
Terus datang sebagai kotak, kotak, kotak
Tak ku hirau, karna ia kotak, tetap kotak

Kotak itu hilang, tak ingat kapan
Sejenak tak sadar kepergianya, dari kuping ku
Waktu merayap, siang malam ia bekerja
Penuh misteri rahasia, tak terjawab begitu saja
Entah apa yang dipikirkanya

Sekejap ia luncurkan misinya
Ku sebut misterius karena ku tak tahu apa
Benar saja, datangnya tak terduga
Yang dulu kotak itu, menjadi cahaya

Entah angin apa, ia, begitu silau
Kembalilah kenangan silam
Biar yang kuingat kotak, namun
Kini yang kulihat beda, namun
Lebih pelik problemanya

Tak terasa ia kembali berjalan
Waktu yang hebat, telah membuatku
Membuka pandangan

Hai, kini ku sapa dirimu, boleh ?
Sebuah sinar terangi jalan
Biar begitu waktu pun menatap
Awasi ku si tukang bercakap

Bingung perut sampai kepala
Kerja mogok, makan tidak
Hanya teringat si cahaya
Lalu aku harus bagaimana

Minggu, 10 Juni 2012

Day is a Day

Malem ini emosi ku mbludak. Sesaat ak benci kata-kata teknologi yang menggerayangi otaku. Bayangin,, hape ku error,, habis sehat bentar,, shift-shift an kartu ku yang error. eeeehhh,, tiba2 ujan dan menjadi kendala k skull. Kesimpulanya, aku harrus ke sekolah untuk blajar bareng, dan ak ambil baju k rumah, eehh,, ujan.... mw kontak tmen ?? g hape gag kartunya,, error smua..... lengkap...

Hari Ini

Hari ini aku lapar
Kubuka rantang makan kulahap
Tetap terasa menggoyang lidah
Nikmat terasa hilang dahaga

Hari ini aku lelah
Buka pintu kayu kamarku ada
Kasur lengkap tak kalah seprainya
Biar ku rebah tiada lelah

Tapi kini telah beda
Hari ini hatiku semu, galau
Mata angin tlah tak nampak
Kemana arah, nyiur jadi kompas
Putar arah, sadar tlah lepas

Karna itu kan aku yang tau
Hatiku risau tidak bertemu
Pujaan hati berimajinasi
Hari ini ku jatuh hati padamu

Jumat, 08 Juni 2012

Jangan Lihat Matanya

Mana yang lebih biru
Baik laut maupun langit
Biar biru tentramkan hati ini
Kalah biru tentram dari matanya
Apa yang paling dalam
Baik jurang maupun palung
Yang dalam penuh misteri dan makna
Tak sedalam msiteri penuh makna matanya
Siapa yang paling ngeri
Liat singa atau sapi
Biar begitu belumlah ngeri
Dari kekecewaan tergores di matanya
Atau mungkin mana yang lebih dingin
Kunyah es batupun sangat dingin
Tapi tetap kalah dingin
Jika matanya acuh tak acuh melempar angin
Tapi jangan kau tatap matanya
Bila kau takut datangnya rasa
Wujud tiada biar sungguh nyata
Tatapan cinta indah dalam matanya

Kamis, 07 Juni 2012

Do Re Mi Angka

1, 2, 3
Terhitung waktu ku menatapmu
4, 5, 6
Biar lama tak kupedulikan aliran waktu
Do, Re, Mi
Nada indah kian mengalun
Lembut jernih menyapu pilu
Biar kudegnar lagi suaramu

Dirimu di Hatiku

Bening
Kian indah ia
Bening
Sungguh ku terpaku
Rasa
Hati ini pilu
Beku
Kian tak terbendung
   Waktu
   Tunggu datang jasadku
   Kan kubawa hatiku serta
   Tiada sia keberadaanmu

Bening hatimu
Buatku terpaku
Rasa rindu
Beku menunggu waktu

Minggu, 03 Juni 2012

Hari-Hari Sial


”sudah jatuh, ketimpa tangga, kejatuhan taik burung pula”
Sebuah peribahasa yang tidak asing di kuping, yang mencurhatkan keluh kesah kesialan hidup seseorang yang mengucapkanya. Sekaligus pertanda syukur bahwa kita belum tentu menjadi yang tersial karena pasti ada yang lebih sial(hehe). Tapi apa gerangan yang akan terjadi manakala andalah yang menjadi korban selanjutnya. Ada sebuah cerita dari negeri seberang, kehidupan seorang nenek pengutuk yang masih hidup di era 70-an. Diceritakan suatu hari meteor turun ke suatu wilayah nun jauh di sana. Kemudian memusnahkan semua yang ada termasuk si nenek pengutuk,, hehe.
*PERHATIAN cerita di atas tidak ada hubungan apa pun dengan kisah kehidupan saya.
            Sebenarnya semua di mulai dari siang hari sepulang sekolah. Yang seperti biasanya aku selalu bermain basket bersama teman-temanku dan seperti biasanya juga, aku selalu menang murni, mutlak dan tanpa kendala, dan kalupun nyatanya ada, itu pun paling jauh cuman kecapekan seperempat hidup yang hobby menggantungi badanku. Tapi kali ini ada yang spesial, aku baru ingat akan keberadaan marabahaya yang menghadap ke arah ku karena hari itu hari Ul_Tahku. Tiba-tiba datang sekelompok gengster yang, ehm, lumayan ditakuti sekolahanku datang dengan langkah slow motion, kemudian tanpa ragu mereka yang ku sebut sebagai teman itu menembakkan revolver ber peluru telur busuk nan amis, plus jurus maut hujan meteor tepung melanda sekujur tubuh dan jiwaku. ARGHH !! TIDAAAAAAAKKK, (ehm, lebay dikit siih). Entah siapa penemu ide untuk melakukan hal ini tiap ada orang yang ulang tahun di manapun aku hidup. Belum pulih aku dari capek sang penggandrung itu, dan belum sehat juga ak dari shock serangan empat belas Mei itu, aku masih harus lari terbirit-birit dari penjajah yang menakutkan itu......Tapi kita lewati saja hal enggak penting kayak gitu, karena petualangan, ehh, perjalanan sialku belum selesai sampai di situ. 
            Seselesainya tragedi tadi, aku berniat Go-Home bersama teman-temanku, ada beberapa dari mereka yang langsung di jemput on the spot a-li-as langsung di sekolah. Sementara sisa pejuang tinggal saya dan dua makhluk yang tadi ikut membantaiku, tapi berhubung yang satu mau ke kamar mandi plus minta di temenin, akhirnya tinggalah aku sendiri terpaku menatap langit*lhoo, maksud ku, sendiri meratapi perjalanan pulang.
“Apes betul aku hari ini...” Gumamku yang masih menggerutu tidak mau menerima kenyataan hidup ini. Yang tidak kalah sialnya lagi, di tengah perjalanan perutku keroncongan ¾ mati, bisa dibilang tingkat kelaparanku sudah stadium tiga. Akhirnya mau tapi malu-maluin aku pergi ke cafe tiga ceret, a-li-as angkringan. Kemudian secara sopan aku menanyakan semua harga seperti orang lagi wawancara skripsi harga komplit cafe tiga ceret. Menyadari di kantong yang sudah ku gali sampai ke tingkat dimana fosil neneknya darwin terkubur hanya tersisa tiga koin seribuan, aku perlahan tapi pasti memilih makanan agar tetap tersisa budget seribu buat ngebis pulang. Tapi di luar komando, kedua tangan saya mengambil pilihan menu sampai pas tiga ribu sesuai dengan komando dan status quo perut saya yang memberontak kelaparan. Alhasil aku sudah tidak berdaya untuk menaiki bis pulang dengan keadaan keuangan yang ada. Namun ketika pupil mataku menangkap bayangan bis prayogo yang dihitung dengan rumus fisika matematika, tiba-tiba adrenalin ku memerintah seluruh tubuh untuk loncat ke dalam bis yang berhenti persis di depan ku itu. Tanpa pikir panjang bahkan tidak sedikitpun, aku nekat duduk di kursi panas bis itu. Kebetulan ada anak smp yang baru mau turun. Spontan tempat duduknya langsung aku booking. Dan akhirnya aku langsung duduk tanpa tahu antri didalam bis yang udah overload penumpang itu. Kemudian keringat ku bergejolak keluar mengucur, menerobos barikade kulit densus 76. Ternyata setelah kuputar 100 derajat ke haluan kiri, sang kenek bis datang dengan pringisannya yang mematikan itu. Tiba-tiba tanganya mengepal dan ingin menjurus tinju ke arahku. Spontan aku merem dan gagap gempita, sembari bergidik menahan takut, mulai membuka mata secara sangat perlahan, lhoo hilang ????(gak kok, bercanda) ternyata kepalan tanganya itu berisi duit, anehnya bukan menandakan minta duit ongkos, tapi justru ngasih duit, 
“nih kembalinya dek,, sembilan ribu kan ?”
“ohh,, ya. Thanks ya mas”. Jawab ku penuh kebodohan. Kemudian aku menganggap seolah tiada yang aneh terjadi. Dan menganggap ini sebuah kebetulan belaka(yaa emang kebetulan banget, masak keseharian).
Tak terasa aku sampai ke perempatan gesikan di mana terdapat rumahku dalam 200 m ke selatan.setelah aku pikir-pikir lagi mungkin anak smp yg mau turun itu dah mbayar tpi lupa minta kasih kembali, dan berhubung seragam dan postur tubuh kami sama, mungkin si kenek ngira aku si anak tadi. Huahahahaha. Sekarang aku menyadari sebuah fakta yang sangat tidak terduga(mungkin di luar lamaran,, ehh,, ramalan mama Lorentz) bahwa di luar kesialanku yang absurd ini, aku berhasil membongkar rahasia tuhan akan keberuntunganku, hahaha. Jika diingat sampe ada burung emprit thowaf di atas kepalaku(maksudnya sampe pusing). Aku udah jatuh, ketabrak, tapi yang Alhamdulillah wa Syukurillahnya aku mental jatuh ke ladang emas ! 
Takkan terlupakan, sungguh takkan ku lupa. Sebuah kisah klasik dan nyentrik dengan perbandingan azas black 1:4, lengkap sudah curhatan ku ini. Mungkin bisa dibilang kejadian langka sekali seumur hidup, tapi buat aku yang hidupnya diselimuti ke-absurd-an ini, hal seperti di atas bukan sebuah kejadian sekali seumur hidup lagi. Bisa dibilang juga, hidup ku ini penuh petualangan idiot gak jelas yang membuat ku nyengir sampe ngakak kalau tersirat di pikiran. Hahahahaha !!!

Poppy Menjadi Agen

Suatu hari aku latihan debat bahasa inggris.... Tiba-tiba entah bagaimana aku gg begitu inget jalan ceritanya, sarana latihan lomba tsb menjadi markas curcol, yang lebih "lhoh" lagi, entah bagaimana pembicaraan kami menjurus ke Agen Rahasia. Agen Rahasia tuh sangat cool dan,, bisa dibilang "menyeramkan". Bayangin deh, dilarang mengenal dan dikenal kecuali orang dalam agen dan itupun tertentu.... G boleh punya keluarga, gila kan? kan ?? dan keadaan kita g pernah diketahui siapapun*katanya bagian ini yg keren...... tpi itu brarti kita klo mati gg bakal ad yang tw juga donk ?? parahnya lagi gimana kalo kita masih idup tp dibikin gosip kita udah mati, dari badan intelijenya..... Kemudian kami mengalami percakapan panjang hingga sampai klimax antara aku dan,, ya bisa dibilang teman tapi lemot..... "POPPY". Dari namanya aja dah lucu.....

Poppy : "Kamu cocok deh kalau di Intelijen,"
Rafi     : "Iya, tapi aku gak minat,"
Poppy : "Kalau aku jadi kamu, aku minat banget,"
Rafi     : "Sayangnya kamu bukan aku,"
Poppy : "Gue mau banget di Intelijen, terus jadi agen. Tapi gue ga pinter-pinter amat,"
Rafi     : "Wah, bagus tho? Siapa juga yg nyangka orang lemot kayak lo jadi agen."
#antiklimaks

Tawa membludak*jelas tawa menertawakan poppy. Kemudian hal-hal lain berlanjut hingga aku sudah tidak hafal lagi...*tepatnya gg inget lagi.....

Sabtu, 02 Juni 2012

Dia

Cahaya matanya
Indah, menembus kaca yang dua
Berjelaga
Dalam memori kecilku

Gerak bibirnya, senyum
Pelan mengalun lembut
Berdenting iramakan langit
Menembus lapisan hati kecilku

Getaran suaranya
Memecah sunyi hening hatiku
Bekukan irama langkah tubuhku
Tiada jawaban jika bukan iya

Kemana akan kau labuhkan
Perahu hati, penuh misteri
Biar ku bangun dermaga
Tempat berlabuh sebuah cinta